Mencegah Kram Perut Saat Puasa


Perubahan pola makan saat puasa dapat berpengaruh pada kondisi perut. Pada kondisi tertentu, keluhan yang sering dialami orang berpuasa adalah kram perut. Kebanyakan keluhan itu disebabkan oleh hal sepele, seperti sakit maag atau menyantap makanan yang terlalu pedas atau terlalu asam saat sahur, sehingga memicu penumpukan gas berlebih di dalam perut. Selain itu, kram perut juga dapat terjadi karena ketegangan otot akibat terlalu sering berolahraga, hingga kondisi serius seperti radang usus dan berbagai masalah lambung seperti gastroparesis atau gastritis.

Kram perut saat menjalankan ibadah puasa, tentu membuat tidak nyaman. Selain dapat mengganggu aktivitas, jika berlangsung cukup lama dapat juga membuat Anda harus membatalkan puasa untuk mencegah hal yang semakin parah terjadi.

Agar dapat menjalankan puasa dengan nyaman dan terhindar dari kram perut, saat sahur hindari asupan makanan yang dapat memicu penumpukan asam lambung atau memicu maag kambuh, seperti makanan yang terlalu pedas dan terlalu asam. Selain itu, hindari langsung tidur setelah sahur, karena hal ini dapat meningkatkan sekresi asam lambung.

Agar selama berpuasa pada siang hari lebih nyaman dan untuk memperkecil risiko kram perut, saat sahur konsumsi juga H&T FOOD SARI TEMULAWAK. H&T FOOD SARI TEMULAWAK minuman kesehatan herbal dari ekstrak temulawak dan ekstrak daun pandan. Ekstrak temulawaknya bersifat sebagai antispasmodik yang dapat meningkatkan daya relaksasi otot polos, sehingga dapat membantu mengatasi kejang pada saluran cerna yang mungkin disebabkan diare, penumpukan asam lambung, maag, tukak lambung, dan sebagainya.

#minumankesehatanherbalsnw #herbaluntukkramperut #herbaluntukkolesterolsnw #herbaldarahkentalsnw #obatantihepatitissnw #herbaluntukpendarahansnw #obatdarahkentalsnw #herbaldayatahantubuhsnw #herbalimunitassnw #snw #herbalgangguanjantung #peluangbisnissnw #bisnissampingan #peluangusahasnw #CintaProdukHalalanThayyibanIndonesia #CintaProhati 

Tekanan Darah Rendah, Tapi Ingin Puasa dengan Nyaman?


Hipotensi (tekanan darah rendah) adalah tekanan darah di bawah 90/60 mmHg. Kondisi ini terjadi bila organ-organ tubuh tidak menerima pasokan darah sesuai kebutuhan. Dampaknya, pengidapnya akan berisiko mengalami pusing, lemas, mual, muntah, pandangan buram, susah konsentrasi, sesak napas, hingga pingsan.

Menurut laman Cleveland Clinic, puasa merupakan salah satu pemicu penurunan tekanan darah. Sebab, saat puasa natrium dan kalium dalam tubuh hilang lebih cepat. Kondisi ini menjadi salah satu faktor penyebab volume dan tekanan darah menurun. Lalu, bagaimana solusinya bila pengidap tekanan darah rendah yang ingin menjalankan ibadah puasa Ramadhan?

Bila ingin puasa, pengidap tekanan darah rendah harus mengkonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu. Selain itu, agar tetap aman dan nyaman, sahurlah menjelang akhir imsak dan perbanyak konsumsi makanan yang mengandung garam, sehingga mineral natrium dan kalium lebih bertahan lama saat puasa. Minumlah air putih yang cukup untuk mencegah dehidrasi pada siang harinya.

Untuk lebih cepat mengembalikan kalori, natrium, dan kalium yang hilang selama puasa, berbukalah sesegera mungkin saat waktunya tiba. Pilihlah makanan yang mengandung karbohidrat dan biji-bijian, seperti beras, roti gandum, sereal, serta pasta, karena makanan tersebut akan diserap lebih lama oleh sistem pencernaan, sehingga membantu menjaga tekanan darah tetap normal.

Untuk membantu keamanan kenyamanan saat puasa, konsumsi juga SHAD HILBA PLUS saat sahur dan berbuka. SHAD HILBA PLUS mengandung zat besi dan serat yang tinggi, sehingga efektif membantu atasi tekanan darah rendah, anemia, meningkatkan stamina, mengatasi sembelit, wasir, dan usus buntu. 

#herbalinsomnia #obattiduralami #herbalpelancarmetabolisme #herbalpenambahseratsnw #herbalantisembelitsnw #herbalpelancarbabsnw #sumberzatbesisnw #herbaldarahtinggisnw #herbalpencernaansnw #herbalasamlambung #snw #snwbisnishalal #peluangbisnissnw #peluangusahasnw #bisnissampingansnw #CintaProdukHalalanThayyibanIndonesia #CintaProhati 

Minum Teh Hijau Beberapa Saat Setelah Berbuka


Setelah seharian berpuasa, di mana asupan makanan dan minuman terbatas, membuat sebagian besar orang tidak dapat mengontrol makanan saat berbuka. Nyaris semua makanan disantap, termasuk makanan berlemak dan mengandung kolesterol tinggi. Hal ini tentu dapat meningkatkan risiko bagi kesehatan dan metabolisme tubuh.

Untuk menetralisir zat-zat berbahaya dan mencegah dampak buruk bagi kesehatan, beberapa jam sebelum tidur kepada Anda dianjurkan untuk mengkonsumsi TEH HIJAU ISTIMEWA CAP PUCUK.

Manfaat minum TEH HIJAU ISTIMEWA CAP PUCUK beberapa saat sebelum tidur antara lain, senyawa L-Theanine dan asam amino-nya dapat membuat saraf lebih rileks dan mengurangi kecemasan, sehingga membuat tidur lebih pulas. Saat Anda tertidur pulas, maka metabolisme akan menjadi lebih lancar.

Minum TEH HIJAU ISTIMEWA CAP PUCUK di malam hari dapat merangsang buang air besar di pagi hari sekaligus membantu membuang semua limbah alami dari dalam tubuh, termasuk di dalamnya kolesterol jahat. Hasil studi di Harvard University menyebutkan bahwa secangkir teh hijau sebelum tidur dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular secara signifikan. Hal ini disebabkan kemampuan teh hijau dalam menurunkan kolesterol LDL dan trigliserida.

Percepatan dan kesempurnaan metabolisme sebagai dampak positif dari minum TEH HIJAU ISTIMEWA CAP PUCUK pada malam hari dapat membantu peluruhan lemak tubuh, sehingga dapat membantu mengurangi berat badan yang berlebihan. Selain itu, senyawa katekin dalam TEH HIJAU ISTIMEWA CAP PUCUK dapat mencegah pertumbuhan bakteri berbahaya di mulut, sehingga dapat mencegah bau mulut di pagi hari.

#tehhijauistimewacappucuk #tehpucuksnw #tehhijausnw #peluruhkolesterol #tehkesehatansnw #tehpelangsingsnw #slimmingteasnw #tehdietsnw #tehantistroke #peluruhlemaksnw #snw #komunitashalalsnw #bisnisberkahsnw #snwbisnishalal #peluangbisnissnw #bisnissyariahsnw #peluangusahasnw #bisnissampingansnw #CintaProdukHalalanThayyibanIndonesia #CintaProhati 

Minum Konsentea saat sahur dan berbuka Regenerasi Sel Otak dapat lebih maksimal


Puasa diyakini membawa manfaat positif bagi kesehatan otak. Terbatasnya asupan makanan dan minuman saat puasa, membuat kebutuhan glukosa yang akan diubah menjadi energi bagi seluruh tubuh juga berkurang, termasuk glukosa untuk otak. Hal ini memaksa tubuh secara alami memecah cadangan energi berupa glikogen dan asam lemak yang ada di hati. Proses ini memberi kesempatan bagi tubuh untuk meregenerasi/memperbarui cadangan energi secara keseluruhan, sehingga menjadi lebih fresh dan lebih baik. Proses ini dikenal dengan istilah ketosis.

Rasa lapar saat puasa, akan memicu hormon lapar (ghrelin) mempercepat tubuh menjalankan proses autofagi, yaitu proses penghancuran sel-sel otak yang lama dan telah rusak, kemudian melakukan perombakan, sehingga menghasilkan sel baru dengan kualitas lebih baik untuk menjalankan fungsi otak secara optimal.

Proses ini membuat para ahli meyakini bahwa puasa juga dapat menghindarkan orang dari parkinson, alzheimer, stroke, dan gangguan otak lainnya. Puasa juga diyakini dapat meningkatkan jumlah protein di otak, sehingga dapat meningkatkan fungsi otak untuk mengatur perilaku, sensorik, dan motorik, motivasi, daya ingat, dan pembelajaran.

Semua proses ketosis bagi otak akan berlangsung dengan baik, bila aliran darah ke otak lancar. Untuk membantu kelancaran aliran darah ke otak minumlah KONSENTEA saat sahur dan berbuka. KONSENTEA adalah teh celup yang diramu dari pegagan (Centella asiatica) dan daun teh hijau (Camelia sinensis folium) untuk membantu melancarkan aliran darah ke otak dalam rangka merevitalisasi sel otak dan pembuluh darah. KONSENTEA juga dapat meningkatkan kemampuan mental dan IQ, meningkatkan konsentrasi dan kemampuan saraf memori.

#tehcelupsnw #tehuntukotaksnw #nutrisiotaksnw #suplemenotaksnw #herbalpeningkatkonsenterasi #herbalstrokesnw #herbalotaksnw #herbalpenambahfokus #suplemenherbaluntukotaksnw #snw #snwbisnishalal #peluangbisnissnw #bisnismandiri #halalindonesia #peluangusahasnw #bisnissampingansnw #CintaProdukHalalanThayyibanIndonesia #CintaProhati 

Ayo Bersama Kami Wujudkan Misi SNW


Bila Anda ingin berjalan cepat, maka jalanlah sendirian. Tapi, bila Anda ingin berjalan lama, maka jalanlah bersama-sama.

Itulah kalimat bijak yang menggambarkan pentingnya kebersamaan.

Sesuatu yang sangat cepat dicapai, tetapi hanya dirasakan sendiri, bahkan tidak bertahan lama, akan menjadi kehilangan maknanya.

Sebaliknya, kebersamaan akan membuat segala sesuatu bertahan lama, dinikmati banyak orang, serta lebih mampu dan mudah mengatasi berbagai tantangan.

Bertolak dari keinginan luhur itu, maka SNW membuka kesempatan bagi seluruh umat Islam untuk bergabung dan menjalankan semua misi mulianya. Misi yang akan membawa manfaat bagi umat Islam pada khususnya dan semua umat pada umumnya. Misi universal yang menjadi kepentingan dan kebutuhan kita semua.

Bila Anda memiliki misi dan tujuan yang sama dengan SNW, saatnya bergabung dengan kami. Dengan bersatu, kita dapat menjadi lebih kuat. Dengan berjamaah, insya Allah kita dapat mengubah tantangan menjadi peluang dan mengubah kesempitan menjadi kesempatan.

#snw #komunitashalal #motivasisnw #snwbisnishalal #peluangbisnissnw #bisnissyariahsnw #bisnismandiri #halalindonesia #peluangusahasnw #bisnissampingansnw #CintaProdukHalalanThayyibanIndonesia #CintaProhati 

Idap kanker, tapi ingin puasa? Ini saran dan solusinya


Umat Islam diwajibkan berpuasa selama Ramadhan, kecuali bagi orang yang secara medis tidak memungkinkan. Bagaimana dengan pengidap kanker, amankah berpuasa?

Selama tidak mengalami komplikasi, tubuh dalam kondisi stabil, dan berada di bawah pengawasan dokter, pengidap kanker diperbolehkan puasa. Bahkan, menurut hasil studi Universitas Southern California, Amerika Serikat, setelah berpuasa selama beberapa waktu, pengidap kanker yang menjalani kemoterapi lebih bertahan pada efek samping melelahkan. Hasil studi juga menyebutkan, pengidap kanker yang berpuasa selama 72 jam sebelum pengobatan, cenderung mengalami toksisitas lebih rendah dan efek lebih ringan pada sumsum tulang dari kemoterapi.

Dengan puasa, hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat IGF-1, yaitu hormon pertumbuhan yang terkait dengan perkembangan tumor dan risiko kanker. Puasa yang dijalani pengidap kanker juga dapat memperbaharui sel-sel stem yang mempengaruhi sistem kekebalan tubuh, sehingga lebih kuat melawan sel kanker.

Bagi pengidap kanker yang ingin puasa, harus memperhatikan asupan makanan harian, sehingga kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi selama menjalani pengobatan. Rancang dan atur dengan baik makanan, baik jenis maupun porsinya. Untuk memastikan, sebaiknya pengidap kanker mengkonsultasikan dengan ahli gizi.

Untuk menopang pengobatan selama puasa Ramadhan, saat sahur dan berbuka, kepada pengidap kanker atau tumor dianjurkan mengkonsumsi juga ZEDACA. ZEDACA merupakan ramuan herbal khusus untuk mengatasi kanker dengan cara memblokir, menonaktifkan pertumbuhan, dan meluruhkan sel kanker, tumor, kista, maupun mium. Selain itu, ZEDACA juga dapat mencegah kerusakan/bermutasinya sel pemicu kanker, sehingga dapat menurunkan risiko ancaman kanker. Insya Allah.